Fisher Chemical Optima LC/MS Solvents
Pelarut kromatografi tingkat kemurnian tinggi yang dirancang khusus untuk meminimalkan gangguan sinyal latar (noise), bebas kontaminasi ion logam, serta memaksimalkan sensitivitas deteksi pada instrumen LC/MS dan UHPLC.
Spesifikasi Teknis
| Tingkat Kemurnian | Optima LC/MS Grade & HPLC Grade (> 99.9%) |
|---|---|
| Jenis Pelarut Tersedia | Asetonitril, Metanol, 2-Propanol (Isopropanol), Air Murni (Water) |
| Pilihan Volume & Wadah | Botol Kaca Gelap (Amber Glass) 500 mL, 1 L, 2.5 L, dan 4 L |
| Kesesuaian Aplikasi | LC/MS, LC-MS/MS, UHPLC, Proteomik, Farmakokinetika & Uji Klinis |
Deskripsi Lengkap Produk
Sebagai salah satu penyedia reagen ilmiah terkemuka di dunia, lini produk Fisher Chemical menghadirkan pelarut Optima LC/MS yang diproduksi dan diuji secara ketat guna memenuhi standar instrumen kromatografi cair dan spektrometri massa mutakhir. Pelarut ini diformulasikan khusus untuk menjaga kebersihan sistem analitik dan memberikan reprodusibilitas data yang tinggi pada pengujian senyawa renik (trace analysis).
Keunggulan & Karakteristik Utama:
• Bebas Kontaminasi Plasticizer: Menghilangkan gangguan puncak asing dari bahan pelentur plastik yang kerap mengacaukan pembacaan spektra massa.
• Kadar Ion Logam Sangat Rendah: Mencegah pembentukan senyawa aduk (adduct) logam seperti natrium dan kalium, sehingga spektra massa sampel menjadi jauh lebih bersih dan mudah diinterpretasikan.
• Sinyal Latar Belakang (Noise) Minimal: Menghasilkan garis dasar (baseline) kromatografi yang sangat stabil dengan batas deteksi analitik (LOD) yang lebih baik.
• Peningkatan Intensitas Sinyal: Memaksimalkan efisiensi ionisasi molekul target untuk respon analitik yang lebih tajam dan sensitif.
• Serapan UV Rendah: Memiliki transmitansi optik tinggi dengan respon serapan latar yang sangat rendah untuk detektor UV/Vis maupun PDA/DAD.
Keunggulan & Karakteristik Utama:
• Bebas Kontaminasi Plasticizer: Menghilangkan gangguan puncak asing dari bahan pelentur plastik yang kerap mengacaukan pembacaan spektra massa.
• Kadar Ion Logam Sangat Rendah: Mencegah pembentukan senyawa aduk (adduct) logam seperti natrium dan kalium, sehingga spektra massa sampel menjadi jauh lebih bersih dan mudah diinterpretasikan.
• Sinyal Latar Belakang (Noise) Minimal: Menghasilkan garis dasar (baseline) kromatografi yang sangat stabil dengan batas deteksi analitik (LOD) yang lebih baik.
• Peningkatan Intensitas Sinyal: Memaksimalkan efisiensi ionisasi molekul target untuk respon analitik yang lebih tajam dan sensitif.
• Serapan UV Rendah: Memiliki transmitansi optik tinggi dengan respon serapan latar yang sangat rendah untuk detektor UV/Vis maupun PDA/DAD.